Selasa, 04 Mei 2010

secret admirer

~PERNAHKAH KAU RASAKAN CINTA
YANG BEGITU TULUS DARI HATI
DARI RASA AKU TERGODA
MILIKIMU SEUTUHNYA

LOVELY ~

"SAJAK ITU MUNCUL LAGI." Gumam Lovely, gadis manis yang ditaksir banyak insan itu.
"Siapa sich ?"
"Taulah! Sajak-sajak itu terus bermunculan, tak peduli hari minggu!"
"Secret admirer!! Kamu cari tau dong !" Kata Seshy memberi semangat dan dorongan.

Maklumlah kalau Lovely akhirnya biasa menerima sajak tanpa pengirim itu. Cowok yang ditaksirnya sama sekali tak berkutik, sedang sajak itu muncul tiap hari tanpa mengenal lelah.


*** *** *** *** *** *** *** *** ***


"Reval !" Panggil Seshy.
"ada apa?"
"Nggak, cuma mau nanyak. Kamu tau kan kalau Lovely itu suka banget sama Letto, makanya aku mau nanyak apa ini tulisan Letto ?" Tanya Seshy sambil memberikan sajak cinta itu.
"Kamu udah gila ??" Balasnya setelah melihat kertas itu
"Memang kenapa? Ada yang salah?"
"Letto memang penulis yang bagus dan hebat! Tapi kalau untuk menjadi penulis sajak yang puitis......................."
"kenapa?"
"impossible!" Jawabnya
"Jadi ini bukan dari Letto?!"
"Seratus persen bukan! Punya siapa sich?"
"Lovely! Aku cuma pengen bantuin dia nyari secret admirernya"
"secret admirer??"
"Ya, udah satu bulanan ini sajak itu terus muncul buat Lovely, dan nggak pernah kenal sama yang namanya libur...." Keluhnya
"Lalu apa hubungannya sama Letto?"
"Yaaa, siapa tau ini memang dari dia, Lovely pasti seneng banget deh!"


Mereka pun berjalan menuju kelas. Disana mereka melihat Lovely yang terlihat serius seorang diri. Dia bengong ngeliatin kertas sajak wangi yang baru saja ia terima sambil ngeliatin papan tulis yang membentangkan putihnya.

"Love..!" Sapa Reval
"Jangan ngelamun dong....ntar kesambet loh" Kata Seshy
"Tau nggak?! Barusn aku ngapus tulisan di papan!" Balasnya
"Nekad! Iya kalau pas kamu yang baca, kalau orang lain?? kan bisa salah tanggap!" Kata Reval
"Trussss?"
"Apanya?"
"Dari Letto bukan?"

Gadis yang di tanya Lovely itupun bertatap muka dengan Reval. Takut kalau Lovely kecewa.

"Aku tau!" Kata Lovely tiba-tiba
"Tau apa?"
"Kalian pasti mau bilang bukan, kan?" Tebaknya

Lovely memang sudah yakin. Tak mungkin cowok sedingin Letto mempunyai waktu untuk menulis sajak cinta seperti yang ia terima.


*** *** *** *** *** *** *** *** *** ***


~Burung-burung beterbangan kian kemari
Membawa jawaban atas tanyamu
Sulit menunjuk mana burung yang kau cari
Hingga aku menyerah pada cinta

Lovely~



Saja-sajak itu datang lagi. Membuat Lovely meneteskan airmatanya. Hatinya terbebani oleh pertanyaan 'siapa' yang selalu muncul.


"Jangan terlalu di pikirin, Love" Kata Seshy
"Aku dah usaha mati-matian supaya tidak menanggapi sajak itu.......tapi orang yang ngirim?dia seolah tau isi hatiku"
"Yaudahlah............ntar kita pikirin lagi, key! Sekarang kita masih ujian, ntar kalau kita nggak lulus gimana?kamu mau nanggung semuanya cuma demi mikirin orang yang sama sekali nggak kamu tau?!"
"Yeah....kita harusnya memang lebih konsen ke ujianb yang kita haddepin!! Yap, kita harus serius sama ujian kita" Tekadnya



~Love, hati ini terasa begitu perih
Sakitnya goresan yang kau berikan
Jangan acuhkan aku..........

Lovely~


Selalu sama dengan isi hati Lovely. Kata-katanya tepat!. Bagaimana mungkin bisa tak terfikirkan?!
Semua rasa bercampur dalam hatinya. Tak mengerti apa yang harus dilakukannya. Akhirnya dia pergi ke rumah Seshy.


"shy....." panggilnya
"kenapa ?" tanya Reval yang saat itu ada bersama Seshy
"Kertas bertuliskan sajak yang selalu kuterima !" kata Lovely sambil menyerahkan sajaknya. Seshy dan Reval pun berebut untuk membacanya.

" Kamu tersinggung ??"
"Nggak, aku cuma ngerasa bersalah kalo aku berniat menjauhkan diri dari dia ! Dia tau apa yang aku pikirkan !"

" Berarti orang yang mengirim sajak ini dekat dengan kamu" sambung Reval menyimpulkan.
" Yang penting sekarang ujian kita udah selesai, Jadi kita bisa mencari tau siapa orangnya"
" Emang seharusnya kamu tau" Smbung Seshy dengan semangat barunya yang baru selesai ujian.

"Tapi kita juga harus memikirkan hasil kita besok. Pengumuman kelulusan kita !" sahutnya mulai ceria.




*** *** *** *** *** *** *** ***





Setibanya di sekolah, Lovely langsung menunggu di kelasnya untuk mendapatkan surat kelulusannya. Setelah ia mendapatkan surat itu, ia berlali ke luar kelas untuk mencari Seshy dan teman-temannya yang lain.


"Lovely..........!" teriak Seshy dari kejauhan dengan nada cerianya.
"Aku dapat kejutan" sambungnya lagi setelah ia berdirin di dekat Lovely
"Oya?! Apa? Lulus? Nilaimu bagus semua ya...?!"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar